If you idolize someone (or clubs, or whatever it is), do you HAVE to insult their rival?
Terus terang, ya, karena ini menyangkut klub sepakbola kesayangan gue, makanya gue agak-agak kebawa emosi sambil nulis ini. Gue baru aja buka profile seseorang (yang namanya gak usah disebut, lah. Profile-nya full of John Terry, which is a great player), dan yang bikin gue marah bukan karena dia fans-nya Chelsea, tapi karena dia menghina-hina ManU.
Tolong deh! Kalo lo mengidolakan seseorang, katakanlah si A, yang punya rival si B; apakah lo akan dengan sengaja menghina-hina rivalnya itu? Buat apa, coba? Hanya untuk kesenangan sendiri, kah? Buat kepuasan diri sementara? Gue bener-bener gak ngerti.
ManU (ya, tepatnya hinaan yang satu ini ditujukan ke Cristiano Ronaldo), adalah tukang diving. Coba deh, ya, yang nulis ini ke lapangan bola. Kalo lo kena tekel, yang bener-bener kena, n lo jatoh terus lo dibilang diving, lo marah apa nggak? Gue gak bisa memungkiri bahwa emang pernah Ronaldo diving, tapi kalo dibilang TUKANG DIVING, itu namanya di setiap pertandingan dia bakalan diving.
Bukan cuman soal ini aja, tapi soal semua aspek. kayaknya kalo ada yang kita gak suka, kita cenderung buat ngeremehin rival-rival kita. apa sih? Semata-mata karena iri. semata-mata karena gak bisa mengakui bahwa memang ada orang laen yang better. Gue pun termasuk yang model begini (kalo gue lebih ngeledekin Chelsea, sih…), tapi sekarang gue tau bahwa emang gak enak banget; kalo ada yang lo suka, n di-insult seperti itu.
Gue heran, mental orang Indonesia kok begini, ya? Mental kita semua tuh kok kebanyakan begini? Kita ngomongnya harus make peace, not war. Tapi di kalangan sendiri, secara gak sengaja, kita make war and not peace. Come on, man, do you really have to do that?